Seorang ahli
parfum telah mengembangkan produk yang membuat penggunanya terhindar dari
gangguan hantu/setan. Setelah mengombinasikan tiga bahan kimia yang
menghasilkan bau khas mayat, sang ahli mengaku yakin parfum yang ia kembangkan
itu mampu menyerupai bau busuk daging manusia.
Perfume Eau
De Death yang memiliki aroma busuk dipercaya mampu menipu setan yang membuat
para setan tersebut meyakini pemakai parfum tersebut telah mati. Penggunaan
parfum itu sangat dianjurkan dipakai pada malam hari kala setan biasa
bermunculan.
Dr.
Raychelle Burks sebagai penemu parfum kematian ini mengatakan bahwa parfum Eau
De Death merupakan gabungan dari 3 bahan kimia yang dapat membuat setan pergi
menjauh. Ia menambahkan parfum buatannya dengan ramuan dari campuran purid
chemical dan kadaverina yang mirip dengan bau awal proses pembusukan mayat
manusia.
“Tapi
mungkin jika Anda benar-benar ingin melengkapi dengan parfum kematian. Anda
harus menambahkan bahan methanethiol,” kata Raychelle sebagaimana dikutip Daily
Mail.
Maksud dari
pembuatan parfum Eau De Death adalah menciptakan bau yang menyengat seperti
mayat sehingga membuat pemakainya tidak akan menjadi sasaran gangguan setan.
Lebih jauh ia mengaku telah bekerja selama tiga tahun untuk mencoba mendapatkan
bau mayat yang sempurna.
Sejak awal produk ini diperkenalkan, belum ada yang mau menjadi sukarelawan yang mencoba parfum kematian ini. Sebagian besar menganggap parfum ini tidaklah akan berfungsi secara maksimal.
sumber
No comments:
Post a Comment